
AWESH.id-PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan volume lalu lintas kendaraan menuju Wilayah Timur Trans Jawa. Pada periode H-2 sampai H-1 libur Tahun Baru 2026, 30-31 Desember 2025, tercatat sebanyak 299.454 kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa. Jumlah ini naik 38,17 persen dari lalu lintas normal sebanyak 216.725 kendaraan.
Ria Marlinda Paallo, VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol mengatakan, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas melalui enam Gerbang Tol (GT) Utama di wilayah Trans Jawa. Y
“Enam gerbang tol tersebut yakni GT Cikampek Utama ke arah Trans Jawa, GT Kalikangkung ke arah Semarang, GT Banyumanik ke arah Solo, GT Warugunung ke arah Surabaya, GT Kejapanan Utama ke arah Malang, dan GT Singosari ke arah Malang,” kata Ria.
PT JTT, kata Ria, mengimbau kepada pengguna jalan tol Trans Jawa untuk mengutamakan keselamatan dan memilih waktu perjalanan yang tepat. Yang tak kalah penting juga memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima.
“Pengguna jalan juga diharapkan memastikan kecukupan daya dan BBM serta saldo uang elektronik, serta senantiasa mematuhi rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama,” ujar Ria.
Baca juga: Kronologi Kecelakaan di Km 59 A Jalan Tol Japek, Berawal Pecah Ban
Adapun rincian volume lalu lintas terlihat meningkat di ruas tol yang dikelola JTT di wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai berikut:
1. Wilayah Jawa Barat
a. GT Cikampek Utama
Pada H-2 sampai H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 69.180 kendaraan melintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Jumlah ini meningkat 28,56 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 53.811 kendaraan. Untuk kendaraan dari wilayah timur trans jawa tercatat sebanyak 55.660 kendaraan atau meningkat 9,06 persen ketimbang lalu lintas normal sebanyak 51.038 kendaraan.
2. Wilayah Jawa Tengah
a. GT Kalikangkung
Volume kendaraan GT Kalikangkung menuju Semarang pada H-2 sampai H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 38.670 kendaraan. Jumlah ini naik 41,34 dari lalu lintas normal sebanyak 27.359 kendaraan.
Untuk kendaraan yang meninggalkan Semarang tercatat sebanyak 40.540 kendaraan atau naik 55,81 persen dari lalu lintas normal sebanyak 26.019 kendaraan.
b. GT Banyumanik
Pada H-2 sampai dengan H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 57.618 kendaraan menuju Solo melalui GT Banyumanik. Jumlah ini naik 50,25 persen dari lalu lintas normal sebanyak 38.347 kendaraan.
Untuk kendaraan yang menuju Jakarta tercatat sebanyak 48.128 kendaraan atau naik 51,88 persen terhadap lalu lintas normal sebanyak 31.689 kendaraan.
3. Wilayah Jawa Timur
a. GT Warugunung
Pada H-2 s.d H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 41.500 kendaraan menuju Surabaya melalui GT Warugunung. Jumlah ini naik 16,38 persen dari lalu lintas normal sebanyak 35.659 kendaraan. Untuk kendaraan yang menuju Jakarta melalui GT Warugunung tercatat sebanyak 45.134 kendaraan atau naik 29,14 persen dari lalu lintas normal sebanyak 34.949 kendaraan.
b. GT Kejapanan Utama
Pada H-2 sampai H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 59.149 kendaraan menuju Malang. Jumlah ini naik 51,77 persen dari lalu lintas normal sebanyak 38.973 kendaraan. Untuk kendaraan menuju Surabaya sebanyak 49.105 kendaraan atau naik 17,46 persen dari lalu lintas normal sebanyak 41.804 kendaraan.
c. GT Singosari
Pada H-2 s.d H-1 periode libur Tahun Baru 2026, tercatat sebanyak 33.337 kendaraan menuju Malang. Jumlah ini naik 47,67 persen dari lalu lintas normal sebanyak 22.576 kendaraan. Untuk kendaraan menuju Surabaya sebanyak 27.090 kendaraan atau naik 28,86 persen dari lalu lintas normal sebanyak 21.022 kendaraan.
Editor: Farida Ahmad