2 Januari 2026

Ini Pesan Bupati Karawang Saat Sidak Kantor Dinas di Hari Pertama Kerja 2026

Kabar
Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat melakukan sidak di sejumlah OPD pada hari pertama kerja tahun 2026, Jumat (2/1/2026).
Bupati Karawang Aep Syaepuloh saat melakukan sidak di sejumlah OPD pada hari pertama kerja tahun 2026, Jumat (2/1/2026).

AWESH.id-Bupati Karawang Aep Syaepuloh memberikan sejumlah pesan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada hari pertama kerja tahun 2026, Jumat (2/1/2026). Sidak ini sekaligus menegaskan komitmennya dalam menegakkan disiplin aparatur sipil negara (ASN).

Sidak dilakukan di Kantor Satpol PP Karawang dan kawasan Perkantoran Pemda 2 Karawang itu bertujuan untuk memastikan kehadiran ASN serta kesiapan perangkat daerah dalam memberikan pelayanan publik pascalibur panjang.

Aep memeriksa tingkat kehadiran pegawai dan berkeliling ke sejumlah ruangan dinas, di antaranya Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP), Dinas Perhubungan (Dishub), serta Dinas Perikanan. Sebelum ke Pemda 2, Bupati juga lebih dulu mengecek kesiapan ASN di Kantor Satpol PP Karawang.

“Kami ingin memastikan kedisiplinan ASN benar-benar dijalankan. Jangan sampai hanya hadir saat absen, tapi tidak berada di tempat kerja,” kata Aep di Pemda 2 Karawang, Jumat (2/1/2026).

Aep mengatakan, ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan resmi bakal disanksi sesuai ketentuan yang berlaku. Berdasarkan laporan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), ketidakhadiran ASN pada hari pertama kerja hanya disebabkan oleh alasan sakit dan cuti melahirkan.

“Kalau sakit dan cuti melahirkan tentu ada toleransi. Tapi selain itu, tidak ada alasan. Yang tidak hadir tanpa keterangan, pasti ada sanksinya,” ujar Aep.

Selain soal disiplin pegawai, Aep juga mengevaluasi kondisi sarana dan prasarana kantor pasca penyesuaian Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). Ia memastikan proses penggabungan dan pemindahan unit kerja, termasuk penyesuaian logo, berjalan sesuai rencana.

Baca juga: Karawang Selatan jadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Wisata

“Ini bagian dari penataan organisasi. Semua akan menyesuaikan, termasuk dinas pertanian dan perikanan,” katanya.

Aep juga menyoroti pengelolaan aset dan penataan ruang kerja, khususnya pada Dinas Perhubungan. Ia meminta peralatan dinas seperti lampu, PJU, hingga marka jalan ditata secara terpusat agar lebih tertib dan mudah diawasi.

Aep juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi ASN. Menurutnya, fasilitas kerja yang tertata dan memadai akan berdampak langsung pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“ASN harus bekerja dengan nyaman. Kalau ruangannya baik dan tertata, pelayanan juga akan maksimal,” kata Aep.

Tak hanya itu, Aep juga mengingatkan agar setiap perangkat daerah tak selalu bergantung pada pengadaan dalam melengkapi fasilitas kerja. Melainkan memiliki inisiatif dalam perawatan dan pemanfaatan sarana yang ada.

“Jangan semuanya menunggu pengadaan. Harus ada inisiatif. Itu juga bagian dari tanggung jawab,” ujar Aep.

Editor: Farida Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas