
AWESH.id – Sebanyak 9 orang warga binaan program asimilasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang ikut ambil bagian dalam kegiatan pengabdian masyarakat dengan membersihkan eceng gondok di saluran air Dusun Sukajaya, Desa Anggadita, Kabupaten Karawang.
Kegiatan ini digagas oleh Bidang Sumber Daya Air (SDA) PUPR Kabupaten Karawang bersama Rescue Karang Taruna Kabupaten Karawang dan dilaksanakan secara rutin sebagai upaya mengembalikan fungsi saluran air agar kembali lancar.
Selain itu, aksi bersih-bersih ini juga bertujuan mengurangi potensi banjir serta menciptakan lingkungan yang bersih, rapi, dan nyaman bagi masyarakat sekitar.
Dengan penuh semangat, para warga binaan bersama petugas dan relawan membersihkan tumpukan eceng gondok yang menyumbat aliran air. Kehadiran warga binaan asimilasi ini menjadi wujud nyata bahwa proses pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pembinaan di dalam tembok, tetapi juga memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.
Baca juga: Sidang Adat Toraya jadi Ruang Pemulihan Polemik Candaan Pandji Pragiwaksono
Kepala Lapas Karawang Christo Toar menyebut keikutsertaan warga binaan dalam kegiatan sosial merupakan bagian dari program integrasi dan pemasyarakatan yang menekankan nilai kebermanfaatan.
“Melalui program asimilasi, warga binaan kami dorong untuk terlibat langsung dalam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat. Ini adalah bagian dari proses pembinaan agar mereka memiliki rasa tanggung jawab sosial, kepedulian lingkungan, serta kesiapan untuk kembali dan diterima di tengah masyarakat,” ujar Christo.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pemasyarakatan hadir memberikan dampak positif dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menjaga lingkungan dan mencegah potensi bencana banjir.
Melalui sinergi antara Lapas Karawang, PUPR, dan Karang Taruna, diharapkan kolaborasi ini terus berlanjut sehingga program pembinaan dan pengabdian masyarakat dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan manfaat yang lebih luas.