14 Januari 2026

Harapan Pemkab Subang pada Revitalisasi Tambak Pantura

Kabar
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi. Foto Dokumentasi Pemkab Subang.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi. Foto Dokumentasi Pemkab Subang.

SUBANG, AWESH.id-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Subang menaruh harapan pada revitalisasi tambak pantura wilayah Subang, Jawa Barat mulai dari efek peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga persoalan banjir rob.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyebut program revitalisasi tambak di wilayah Pantura memiliki peran strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kita menyadari bahwa revitalisasi tambak Pantura memiliki arti yang sangat penting bagi kesejahteraan masyarakat Pantura. Terlebih, program ini merupakan Program Strategis Nasional yang didukung secara langsung oleh pemerintah pusat,” ujar  Kang Akur, sapaan Agus Masykur saat rapat koordinasi di Ruang Rapat Bupati (RRB) II, Kantor Bupati Subang, Selasa (13/01/2026).

Akur berharap seluruh unsur yang terlibat memiliki persepsi yang sama serta mampu membangun sinergi yang baik dalam pelaksanaan program tersebut. Termasuk pendekatan kepada masyarakat, khususnya kepada 581 penggarap tambak.

Selain berdampak pada sektor ekonomi,  Akur menilai program revitalisasi tambak di wilayah Pantura juga dapat menyelesaikan permasalahan banjir rob di wilayah Pantura Kabupaten Subang.

Baca juga: Berbagai Promo dan Diskon di 21 Destinasi dengan Menunjukkan Tiket Whoosh

“Mudah-mudahan dengan berjalannya Program Revitalisasi Tambak di Wilayah Pantura Subang ini juga dapat mengatasi permasalahan banjir rob di wilayah Pantura Kabupaten Subang,” kata Akur.

Direktur Ikan Air Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Ikhsan Kamil, menyebut Kabupaten Subang memiliki potensi besar di sektor perikanan.

“Kabupaten Subang merupakan wilayah yang sangat potensial dalam bidang perikanan,” ujar Ikhsan Kamil.

Ia mengatakan, revitalisasi tambak dilakukan sebagai upaya meningkatkan produktivitas tambak yang selama ini kurang optimal. Menurutnya, kegiatan budidaya udang di wilayah Pantura saat ini dinilai kurang baik.

“Oleh karena itu, kami melakukan revitalisasi dengan mengubah komoditasnya, sehingga tambak-tambak tersebut dapat menjadi tambak yang produktif melalui pengembangan komoditas ikan nila air payau,” kata Ikhsan Kamil.

Dalam kesempatan tersebut, Ikhsan juga dilaksanakan penandatanganan deklarasi dukungan revitalisasi tambak pantura di  Kabupaten Subang oleh sejumlah camat dan kepala desa.

Editor: Farida Ahmad

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas