
Peserta lintas profesi mengikuti pelatihan hipnoterapi yang digelar Indonesian Hypnosis Centre (IHC) di Brits Hotel Karawang, Minggu (12/7/2026).
AWESH.ID, KARAWANG — Peserta dari berbagai latar belakang profesi mengikuti pelatihan hipnoterapis profesional yang digelar Indonesian Hypnosis Centre (IHC) di Brits Hotel Karawang, Minggu (12/7/2026).
Pelatihan sehari penuh ini dipandu langsung oleh triner lisensi IHC yang juga seorang hipnoterapis klinis, H. Dian Muhammad Anwar.
Peserta yang hadir berasal dari lintas profesi dengan tujuan yang sama: menguasai keterampilan hipnoterapi agar bisa membantu proses pemulihan orang-orang di sekitarnya.
Antusiasme peserta ini datang di tengah meningkatnya perhatian masyarakat Karawang terhadap isu kesehatan mental dan pembinaan generasi muda.
Sebulan terakhir, publik Karawang sempat dihebohkan oleh kasus video viral di sebuah tempat hiburan malam yang berujung penyegelan lokasi oleh Satpol PP dan proses hukum terhadap sejumlah pelaku dengan pasal perbuatan asusila di muka umum.
Pemerintah Kabupaten Karawang mencatat mayoritas yang terlibat masih berusia remaja, sehingga Pemkab kini menyiapkan program pembinaan lintas instansi yang melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, DP3A, hingga DPPKB.
Momentum inilah yang membuat kebutuhan akan tenaga pendamping psikologis yang kompeten di daerah dinilai semakin mendesak, mulai dari pendampingan remaja, penguatan peran keluarga, hingga penanganan stres dan kecemasan.
Dalam penjelasannya, H. Dian Muhammad Anwar menekankan bahwa persoalan yang berakar dari kondisi psikologis perlu ditangani dengan pendekatan psikologis yang tepat.
“Bukan sekadar nasihat, apalagi nasihat yang terkesan menghakimi atau memojokkan, yang menurutnya justru dapat memperparah kondisi seseorang,” ujar Dian.
Ia menjelaskan, hipnoterapi bekerja dari dalam diri klien dengan pikiran sebagai pusat kendali tubuh, sehingga berbagai keluhan yang bersumber dari faktor psikologis dapat dibantu penanganannya melalui pendekatan pikiran bawah sadar.
“Berbagai keluhan yang bersumber dari faktor psikologis dapat dibantu penanganannya melalui pendekatan pikiran bawah sadar,” imbuhnya.

Lembaga Resmi, Alumni Lebih dari 16.700 Orang
Pada kesempatan yang sama, hadir Sekretaris Umum Dewan Pengurus Nasional KITA IHC, ikatan alumni IHC, I Dewa Gede Sayang Adi Yadnya.
Dewa menyebut, IHC merupakan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) di bidang hipnosis dan hipnoterapi yang mengantongi izin operasional dan menerapkan kurikulum hipnoterapi nasional dari Kemendikdasmen.
Selain itu, lembaga pelatihan IHC juga telah terakreditasi Kemenaker dan Kemenkes. Melalui kemitraan Perkumpulan Komunitas Hipnotis Indonesia (PKHI) dengan Kementerian Kesehatan, lulusan IHC dapat mengurus izin praktik hipnoterapi (STPT) melalui Dinas Kesehatan di daerah masing-masing.
“Hingga kini IHC telah meluluskan lebih dari 16.700 alumni di seluruh Indonesia bahkan beberapa negara,” ungkap Dewa.
Ia menambahkan, secara ilmiah, hipnoterapi memiliki bukti klinis yang cukup baik untuk sejumlah kondisi.
Metode ini juga banyak dimanfaatkan untuk membantu mengelola kecemasan, stres, fobia, gangguan tidur, hingga mendukung upaya berhenti merokok.
Dalam pelatihan tersebut peserta dibekali teori sekaligus praktik langsung teknik hipnosis dan hipnoterapi.
Setelah lulus, peserta tergabung dalam jejaring PKHI yang menaungi praktisi hipnoterapi se-Indonesia.
“Para peserta ini berkesempatan untuk menambah barisan tenaga pendamping psikologis yang siap melayani masyarakat Karawang dan sekitarnya, sekaligus menjadikan hipnotis sebagai profesi mulia,” pungkas Dewa. (*)